Detail Cantuman Kembali

XML

analisa teknis penggantian seal stern tube tipe mane bar dengan tipe EVK seal pada kapal XTB (tug boat)


Poros propeller berputar dengan cepat dan dalam jangka waktu yang panjang di dalam tabung stern tube, oleh karena itu, sistem pelumas atau pendingin diperlukan untuk menjaga kinerjanya. pelumasan yang umum digunakan untuk poros propeller: menggunakan oli atau menggunakan air laut. Di kedua ujung tabung stern tube, baik di bagian depan maupun belakang, terdapat komponen-komponen penting seperti bantalan poros, seal, dan packing.Stren tube berfungsi untuk menghalau air laut masuk ke bagian dalam ruang kapal, oleh sebab itu diarea poros propeller di bagian stern tube ini diberi seal dan packing, Pada kapal XTB dilakukan penggantian seal stern tube dari tipe mane bar menjadi tipe EVK selama proses docking special survey. Tentu saja, penggantian ini dilakukan karena kebutuhan yang spesifik pada kapal XTB tersebut. Alasan penggantian seal ini dikareanakan rute yang dilalui oleh kapal XTB ber area dangkal banyak lumpur dan pasir sehingga tidak cocok untuk seal manebar yang harus selalu bersih dan terhindar dari lumpur atau pasir yang mengakibatkan kebocoran pada sistem mane bar ini, dikarenakan untuk penggantian seal manebar tidak boleh diatas laut dan harus melakukan docking, sedangkan untuk EVK seal komponen lebih mudah untuk diganti tanpa melakukan docking terlebih dahulu. Dan tujuan dari analisis teknis ini adalah untuk mengevaluasi dampak perubahan tipe seal stern tube pada kapal XTB, yang mungkin menghasilkan sistem yang lebih sederhana dan efisien. Dengan demikian, analisis ini bertujuan untuk memastikan bahwa penggantian EVK seal tersebut memberikan manfaat yang optimal bagi operasi kapal XTB secara keseluruhan. Riset ini dilakukan dengan cara pengumpulan data dimana metode observasi dilakukan dengan menginvestigasi secara langsung pergantian sebuah objek. Dan hasil penelitian dari penggantian seal ini pada kapal XTB tersebut bisa melakukan proses penggantian spare pada komponen seal penahan air tanpa melakukan docking terlebih dahulu dikarenakan adanya safety balon yang menghalau air ketika melakukan penggantian di atas laut. dengan menggunakan selang pompa dipasang pada pentil safety balon yang berada dibagian tengah EVK seal tersebut sampai indicator tekanan 40 psi (2,7 bar) hingga 80 psi (5,5 bar). jika terjadi kebocoran pada seal stern tube yang cukup parah.
Mochamad Firdianto - Personal Name
Dr. Arif Winarno, S.T., M.T. - Personal Name
622.24.17 Moc a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2024
Surabaya
xi, 41 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...